Jakarta · Rabu, 19 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Jalan Rusak Sedot Rp 40 Triliun per Tahun, Pemerintah Godok Kebijakan Zero ODOL

Pemerintah Indonesia harus mengeluarkan anggaran setidaknya lebih dari Rp 40 triliun setiap tahunnya untuk memperbaiki jalan-jalan yang rusak akibat truk dengan dimensi dan muatan berlebih atau over dimension over loading (ODOL). Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengatakan bahwa besarnya dana perbaikan jalan tersebut menjadi salah satu alasan utama mengapa pemerintah terus menggodok kebijakan Zero ODOL. Pernyataan ini disampaikan AHY dalam konferensi pers di Jakarta.

Selain menyebabkan kerusakan infrastruktur jalan yang signifikan, truk ODOL juga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. Pemerintah, dengan Kementerian Perhubungan di garis depan, memiliki kepentingan untuk mengurangi bahkan meniadakan kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh kendaraan over dimension overload. Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan keselamatan di jalan raya sekaligus menghemat anggaran negara yang selama ini digunakan untuk perbaikan jalan rusak.

Kebijakan Zero ODOL telah melalui proses yang panjang dan melibatkan banyak pihak yang memiliki kepentingan. Pemerintah juga mempertimbangkan berbagai tantangan yang muncul, termasuk dampak terhadap biaya angkutan dan kelancaran distribusi logistik. Untuk mengatasi hal tersebut, dilakukan transformasi di sektor transportasi darat agar kebijakan dapat berjalan efektif tanpa menghambat perekonomian.

Berita terkait