Jamkrindo Cetak Laba Rp 743 M, Naik 34%
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Jamkrindo mencatatkan laba sebelum pajak Rp 743,23 miliar pada semester I-2026, naik 34,70% dibandingkan semester I-2025 (Rp 551,76 miliar). Pencapaian ini didorong oleh strategi transformasi yang mencakup penyelarasan bisnis, organisasi, SDM, budaya kerja, operasional, serta sistem dan teknologi. Transformasi ini memperkuat kapabilitas organisasi, meningkatkan produktivitas, mempercepat proses bisnis, serta memperkuat pengelolaan risiko. Hingga 30 Juni 2026, imbal jasa penjaminan bersih mencapai Rp 3,16 triliun, naik 21,49% dibandingkan semester I-2025. Total aset Rp 29,83 triliun dengan ekuitas Rp 13,90 triliun. Volume penjaminan Rp 157,30 triliun memberikan akses kepada 2,28 juta pelaku usaha. Jamkrindo juga mendukung konsolidasi industri penjaminan untuk memperkuat kapasitas kelembagaan, tata kelola, dan daya saing sektor penjaminan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 7 Agustus 2026 pukul 18.09
Semester I 2026, Laba Jamkrindo Melonjak 34 Persen
SINDOnews · 9 Agustus 2026 pukul 12.40
9th Borneo Forum 2026 Soroti Peran Sawit Jadi Penggerak Ekonomi
Berita terkait
Jamkrindo Raup Laba Rp 743 Miliar, Tumbuh 34,70% pada Semester I 2026
Liputan6.com · 7 September 2026 pukul 07.46
Laba Melonjak 34,7 Persen, Penjaminan Rp 157 Triliun Perkuat Akses Modal UMKM
JawaPos · 6 September 2026 pukul 20.30
ANTARA gelar ABF 2026 perkuat sinergi ekonomi menuju 2027
ANTARA News · 23 September 2026 pukul 12.23
Rugi Rp670 Miliar, INKA Butuh Pembenahan Serius
Warta Ekonomi · 15 September 2026 pukul 15.32