Jakarta · Selasa, 15 September 2026Cari
WargaKonoha

Rugi Rp670 Miliar, INKA Butuh Pembenahan Serius

PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA sedang menghadapi krisis keuangan serius dengan kerugian mencapai Rp670 miliar dan pinjaman tidak berkelanjutan sebesar Rp4,7 triliun. Kondisi ini menyebabkan posisi ekuitas perusahaan menjadi negatif, sehingga memerlukan langkah turnaround dan transformasi menyeluruh untuk memulihkan kinerja perusahaan.

Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, mendorong perbaikan fundamental yang mencakup model bisnis, tata kelola, budaya kerja, hingga kualitas produksi. Transformasi ini bertujuan memperkuat industri perkeretaapian nasional agar INKA menjadi manufaktur yang lebih efisien, kompetitif di pasar global, dan mampu menciptakan lapangan kerja sesuai arahan Presiden.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait