Laba Melonjak 34,7 Persen, Penjaminan Rp 157 Triliun Perkuat Akses Modal UMKM
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Jaminan Kredit Indonesia (Persero) atau Jamkrindo mencatat pertumbuhan yang kuat pada Semester I 2026. Volume penjaminan mencapai Rp 157,30 triliun, menjangkau sekitar 2,28 juta pelaku usaha. Laba sebelum pajak naik 34,70 persen secara tahunan, mencapai Rp 743,23 miliar dibandingkan Rp 551,76 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Imbal jasa penjaminan bersih mencapai Rp 3,16 triliun, tumbuh 21,49 persen dibandingkan Semester I 2025. Total aset perusahaan mencapai Rp 29,83 triliun, dengan ekuitas sebesar Rp 13,90 triliun. Direktur Utama Abdul Bari menyatakan pertumbuhan ini didukung oleh transformasi menyeluruh, meliputi bisnis, organisasi, sumber daya manusia, budaya kerja, operasional, sistem, dan teknologi. Transformasi tersebut bertujuan meningkatkan produktivitas, mempercepat proses bisnis, dan memperkuat manajemen risiko agar perusahaan lebih adaptif menghadapi dinamika ekonomi global. Dengan demikian, Jamkrindo optimis dapat terus memperluas akses pembiayaan, khususnya bagi UMKM yang membutuhkan dukungan dalam memperoleh kredit.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 5 September 2026 pukul 14.38
Ekspansi Sehat, Laba BRI Capai Rp31,2 Triliun di Triwulan II 2026
Berita terkait
Jamkrindo Cetak Laba Rp 743 M, Naik 34%
Detik.com · 8 Agustus 2026 pukul 10.30
Laba Meroket dan Aset Tembus Rp 81,1 Triliun jadi Kado Manis Milad BSN ke-1
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 17.58
Semester I 2026, Laba Jamkrindo Melonjak 34 Persen
JPNN.com · 7 Agustus 2026 pukul 18.09
Dampak Transformasi Pupuk Indonesia: Laba Melonjak-Kesuksesan Ekspor Urea
Detik.com · 4 September 2026 pukul 17.28