Jangan Salah Sangka, Data Desil Agustus Bukan Dari Sensus Ekonomi Terbaru
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Jangan salah sangka terhadap data desil Agustus 2026. Data tersebut bukan berasal dari Sensus Ekonomi terbaru. Istilah desil ramai diperbincangkan di media sosial karena ketidaksesuaian antara posisi desil dalam data pemerintah dengan kondisi pendapatan masyarakat. Perbedaan ini menimbulkan dugaan bahwa pemerintah masih memakai data lama. Masyarakat membandingkan pendapatan mereka saat ini dengan posisi desil di Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional atau DTSEN.
Deputi Bidang Statistik Sosial BPS M Nashrul Wajdi menjelaskan data penentu desil kesejahteraan berasal dari DTSEN yang diperbarui secara berkala. Data DTSEN terbaru adalah DTSEN V3 yang dirilis per 10 Juli 2026. BPS melakukan pemutakhiran dan merilis DTSEN setiap triwulan. Rilis berikutnya direncanakan pada bulan Oktober 2026. Dengan demikian data yang digunakan untuk menentukan posisi desil masyarakat tidak berhenti pada satu periode pendataan.
Desil merupakan bagian dari DTSEN sebagai salah satu basis dalam menentukan sasaran program perlindungan sosial. Dalam DTSEN, masyarakat dikelompokkan ke dalam 10 desil berdasarkan tingkat kesejahteraan. Data ini terus dimutakhirkan setiap tiga bulan agar tetap relevan dengan kondisi ekonomi terkini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 07.35
Menimbang Keakuratan Desil DTSEN Mengukur Sejahtera Ekonomi Warga RI
ANTARA News · 20 Agustus 2026 pukul 12.40
Airlangga: Indikator kategori desil berbasis survei ekonomi dan DTSEN
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 22.45
FOTO: Bukan Sultan, Ini Arti Sebenarnya Desil 9 dan 10
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 13.52
Respons Airlangga soal Polemik Desil Tak Sesuai Kondisi Ekonomi Warga
Berita terkait
Ramai Bahas Desil 10, Warganet Banyak yang Kaget Selevel 9 Naga
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 17.20
Sudah Cek Desil DTSEN? Simak Juga Cara Ajukan Pembaruan Datanya
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 15.33
Ekonomi Jabar Tumbuh 5,73 Persen, Iwan Suryawan Dorong Pemerataan Kesejahteraan
JPNN.com · 18 Agustus 2026 pukul 19.00
2 Cara Cek Desil di Situs BPS dan Kemensos, Cukup Pakai NIK
JawaPos · 18 Agustus 2026 pukul 17.15