Jakarta · Jumat, 21 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Desil DTSEN Berpeluang Dikaji Ulang, Airlangga Tunggu Hasil Sensus Ekonomi BPS

Pemerintah membuka peluang untuk mengevaluasi kembali pembagian kelompok kesejahteraan atau desil dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), namun evaluasi ini ditentukan setelah mendapatkan hasil Sensus Ekonomi 2026 dari Badan Pusat Statistik (BPS). Sensus Ekonomi 2026 sedang dilaksanakan dari 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 dan mencakup pendataan terhadap keluarga dan kelompok usaha di seluruh Indonesia. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa hasil sensus ini akan menjadi dasar untuk menilai kondisi sosial ekonomi masyarakat secara lebih menyeluruh, termasuk mengevaluasi kembali sistem desil yang digunakan dalam kebijakan pemerintah.

Sistem desil yang digunakan tetap berada pada rentang 1 hingga 10, merepresentasikan kelompok masyarakat dari 0 hingga 100 persen berdasarkan tingkat kesejahteraannya. Desil 1 mewakili 10 persen kelompok masyarakat dengan kesejahteraan terendah, sementara desil 10 mewakili 10 persen kelompok dengan kesejahteraan tertinggi. Airlangga menjelaskan bahwa sistem ini tidak bisa melebihi 10 karena representasinya sudah mencakup seluruh persentase pendudud.

Peristiwa ini diliput 5 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait