Janggal Tipe Huruf pada Skripsi Jokowi, Ini Kata Alumni dan UGM
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kontroversi mengenai keaslian skripsi Jokowi kembali dibahas oleh alumni dan Senat Fakultas Kehutanan UGM. Senior Jokowi di UGM, San Afri Awang, menjelaskan penggunaan Times New Roman pada sampul skripsi pada 1980-an tidak janggal karena telah ada jasa percetakan seperti Prima dan Sanur di kampus. Teknologi komputer IBM PC mulai digunakan, namun tidak semua mahasiswa dapat mengaksesnya, sebagian masih menggunakan mesin tik manual. Dekan Fakultas Kehutanan UGM, Sigit Sunarta, menambahkan bahwa proses penyusunan skripsi pada era tersebut masih manual, termasuk pengetikan, revisi, dan pencetakan dipercetakan, sehingga kondisi fisik dokumen berbeda dengan yang berbasis komputer. Penjelasan ini menjadi respons terhadap tudingan ijazah Jokowi palsu dan ketiadaan tanggal pada lembar pengesahan yang dapat terjadi akibat proses manual.
Bagikan
Berita terkait
UGM Buka Tabir Soal Lembar Pengesahan Skripsi Jokowi, Terungkap Kejadian Tahun 1980-an
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 13.43
Rahasia Skripsi Jokowi: Kenapa Lembar Pengesahan Tanpa Tanggal Tak Jadi Masalah?
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 17.50
Tak Hanya Ijazah dan Skripsi Jokowi, Dekan Kehutanan UGM Minta Publik Nilai Pendadaran
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 03.30
Misteri Sumitro vs Soemitro Pembimbing Skripsi Jokowi Terpecahkan, UGM: Itu Orang yang...
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 11.30