Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Janji Bulog Jaga Kualitas Beras Usai Dapat Margin Fee 7%

Bulog berkomitmen menjaga kualitas beras setelah mendapatkan margin fee 7% dari pemerintah melalui regulasi baru Badan Pangan Nasional (Bapanas). Realisasi penyerapan hasil produksi petani hingga awal Agustus 2026 telah melampaui 3,5 juta ton setara beras, mendekati target 4 juta ton, yang memperkuat Cadangan Beras Pemerintah (CBP) untuk stabilitas pasokan dan harga pangan. Margin fee dihitung berdasarkan biaya pengadaan dalam negeri dan biaya kemasan, dikurangi hasil penjualan produk samping, lalu dibagi dengan kuantum pengadaan setara beras dan dikalikan 7%.

Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menyatakan kenaikan margin fee sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap Bulog dalam menjaga CBP dan memperkuat swasembada pangan. Skema pembiayaan baru juga lebih efisien, dengan suku bunga pinjaman bank turun dari 8% menjadi 5%, di mana 2% disubsidi pemerintah. Bulog akan mengembalikan tambahan margin kepada masyarakat melalui peningkatan kualitas pelayanan, mutu beras, pemeliharaan stok, dan perawatan gudang.

Regulasi ini bertujuan menjaga ketersediaan CBP yang aman dan berkualitas, stabilisasi harga beras, perlindungan petani melalui pengadaan dalam negeri, serta penguatan infrastruktur logistik pangan. Sebelumnya, Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman memastikan kondisi pangan nasional aman, dengan stok mencukupi kebutuhan nasional hingga sekitar 10 bulan ke depan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait