Jatah LPG 3 Kg 2027 Dipotong, ESDM Siapkan CNG Jadi Pengganti
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah memotong jatah LPG 3 kg tahun 2027 menjadi 8.000 ribu metrik ton, turun dari usulan awal 8.945 ribu metrik ton. Langkah ini diambil Kementerian ESDM untuk mengurangi ketergantungan impor, mengoptimalkan pasokan dalam negeri, serta menjaga stabilitas harga.
Sebagai alternatif, pemerintah mengembangkan CNG 3 kg, program kompor listrik, dan perluasan jaringan gas (jargas) serta transmisi pipa. Terkait anggaran, subsidi energi 2027 disepakati sebesar Rp261,50 triliun, di mana subsidi LPG 3 kg dialokasikan sebesar Rp103,05 triliun.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 14.22
Kuota LPG 3 Kg 2027 Tak Jadi Naik, ESDM Dorong CNG
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 13.05
CNG Clustering Jadi Opsi Awal Konversi LPG 3 Kg, INDEF Dorong Implementasi Bertahap
CNBC Indonesia · 25 September 2026 pukul 17.45
Konsumsi LPG 3 Kg Ditarget 8 Juta Ton 2026, Ini Upaya Tekan Impornya
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 16.03
Subsidi LPG 3 Kg Bakal Dipangkas Tahun Depan, Diganti Kompor Listrik dan CNG
Berita terkait
Uji Coba CNG Masuk Tahap Ketiga, 17 Tabung Dites di Lemigas
CNN Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 05.45
Bahlil Uji Coba CNG Tabung 3 Kg ke Warga Pekan Depan
CNN Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 20.46
Syarat Izin Diperketat, Puluhan Permohonan Agen LPG Ditolak ESDM
Liputan6.com · 24 September 2026 pukul 17.00
Gunakan CNG PGN, Hotel Platinum Yogyakarta Hemat Biaya Energi hingga 30 Persen
kumparan · 24 September 2026 pukul 14.31