Jelang Pemilu AS, Trump Ambil Langkah Darurat Bebaskan Pajak Solar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1266609/original/013254600_1466127229-donald-trump.jpg)
Presiden Trump menandatangani keputusan eksekutif untuk membebaskan pajak solar jangka pendek pada 5 Oktober 2026. Langkah ini diambil setelah harga solar mencapai USD 6,50 per galon, menimbulkan kekhawatiran politik menjelang pemilu AS 3 November. Konflik AS-Israel melawan Iran dan invasi Rusia ke Ukraina memicu lonjakan harga solar akibat serangan pada kilang minyak. Kebijakan ini mengizinkan masyarakat umum membeli solar berpewarna merah (dyed diesel) yang sebelumnya hanya untuk sektor pertanian. Pemerintah menangguhkan pajak federal hingga akhir tahun tanpa denda. G7 sepakat melepaskan 100 juta barel cadangan solar setelah Tekanan Trump. Approval rating Trump tertahan di 32% akibat kenaikan biaya hidup.
Bagikan
Berita terkait
Trump Tolak Tawaran Iran, Pilih 'Obral' Kesepakatan dengan China
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 21.46
Prediksi Trump: Perang Iran Berakhir usai Pemilu AS November
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 19.31
Trump Janjikan Rp88 Juta Per Warga AS Jika Partai Republik Menang, Siapa yang Akan Bayar?
SINDOnews · 11 September 2026 pukul 12.55
Pidato di Konvensi Dallas, Wapres AS JD Vance Sebut Demokrat 'Partai Kebencian'
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 10.56