Prediksi Trump: Perang Iran Berakhir usai Pemilu AS November
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Donald Trump memprediksi perang dengan Iran akan berakhir setelah pemilihan sela AS pada November mendatang. Strategi utama AS adalah blokade total pelabuhan Iran untuk menghentikan ekspor minyak, yang merupakan sumber pendanaan utama rezim Teheran. Data Kpler menunjukkan volume minyak Iran di laut menyusut drastis dari 90 juta menjadi 29 juta barel, dengan prediksi cadangan finansial akan habis pada Desember.
Konflik ini memicu eskalasi militer berupa serangan rudal Iran ke pangkalan AS di Yordania dan Bahrain, serta penenggelaman beberapa tanker Iran oleh AS. Dampak global terlihat pada lonjakan harga minyak Brent hingga US$105, yang memicu ketidakstabilan bursa saham global. Meski terjadi konfrontasi fisik, AS berhasil memulihkan navigasi bagi negara Teluk lain di Selat Hormuz.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 11 September 2026 pukul 17.58
Trump Tak Menyesal Sudah Memulai Perang dengan Iran
Detik.com · 11 September 2026 pukul 17.08
Garda Revolusi Iran Klaim Hancurkan Drone Laut AS di Selat Hormuz
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 14.30
Raksasa Nuklir Muslim Ultimatum Iran, Warning Negara Arab Mau Ngamuk
SINDOnews · 11 September 2026 pukul 12.55
Trump Janjikan Rp88 Juta Per Warga AS Jika Partai Republik Menang, Siapa yang Akan Bayar?
Berita terkait
Donald Trump Pertimbangkan Akhiri Operasi Militer AS di Iran, Ini Alasannya
VOI · 4 September 2026 pukul 16.00
Iran Bantah Rencana Bunuh Putra Bungsu Trump: Tipu Muslihat Netanyahu!
Detik.com · 29 Agustus 2026 pukul 16.24
Iran Tegaskan AS Wajib Membayar Ganti Rugi Penuh Dampak Sanksi Sepihak
VOI · 27 Agustus 2026 pukul 08.00
Terancam Sanksi AS Terkait Iran, China Buka Suara
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 17.24