Trump Tolak Tawaran Iran, Pilih 'Obral' Kesepakatan dengan China
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Donald Trump mengambil pendekatan berbeda terhadap Iran dan China. Trump menolak proposal gencatan senjata Iran yang menawarkan pembukaan Selat Hormuz dengan syarat pencabutan blokade laut, penghapusan sanksi minyak, dan pengembalian aset senilai 12 miliar dolar AS. Washington memilih tetap menggunakan tekanan ekonomi dan militer untuk mendapatkan konsesi lebih besar dari Teheran.
Sebaliknya, Trump membuka ruang kerja sama perdagangan dengan China melalui pengurangan tarif timbal balik untuk barang senilai masing-masing 30 miliar dolar AS. Fokus utama AS adalah mencapai perdagangan yang lebih seimbang, terutama pada sektor pertanian, energi, dan manufaktur. Meski ada upaya stabilisasi, total perdagangan dua arah pada 2025 turun 25 persen menjadi sekitar 495 miliar dolar AS.
Bagikan
Berita terkait
Trump Kibarkan "Perang Baru" dengan Uni Eropa
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 21.40
China Diduga Pasok Citra Satelit Pangkalan AS ke Iran, Trump Santai
Warta Ekonomi · 15 September 2026 pukul 21.57
Ancaman Bom Donald Trump, Mengapa Oman Kini Terancam?
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 13.32
PM Islandia berang Trump bergurau soal kedaulatan negaranya
ANTARA News · 9 September 2026 pukul 21.20