Jokowi dan Cak Imin Akan Jadi Kuda Hitam Pilpres: Canggih, Cair dan Paham Gimana Berselancar Politik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pengamat Politik Hendri Satrio menilai Joko Widodo dan Muhaimin Iskandar berpotensi menjadi kuda hitam pada Pilpres 2029. Keduanya dianggap memiliki kemampuan adaptasi tinggi dan fleksibilitas dalam menghadapi perubahan konfigurasi koalisi politik nasional.
Muhaimin Iskandar dinilai canggih dan cair dalam berselancar politik, terbukti dari pergerakannya pada Pilpres 2024. Sementara itu, Jokowi memiliki keunggulan karena hampir seluruh kekuatan politik pernah berada dalam lingkarannya, sehingga ia memahami pola komunikasi dan strategi berbagai partai. Baru-baru ini, Jokowi juga mengumumkan status keanggotaannya sebagai kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 2 Oktober 2026 pukul 13.45
Reshuffle 1 Oktober Dianggap Pergeseran Pengaruh Jokowi ke Prabowo
Berita terkait
Jokowi Bisa Tinggalkan PDIP, Bisakah Dedi Mulyadi Lepas dari Bayang-bayang Prabowo?
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 10.20
AHY dan Jokowi Tengah Mengintip Prabowo: Keduanya Masih Panaskan Mesin, Belum Saatnya Bermusuhan
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 11.45
Poros Solo-Cikeas Siap Head to Head Lawan Prabowo di 2029?
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 15.40
Pidato Viral AHY Arahnya Bukan ke Prabowo, tapi Jokowi, Kata Ray Rangkuti
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 06.15