Jokowi: Kekuasaan Itu Hanya Sementara, Hanya Sampiran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan para pemimpin bahwa kekuasaan dan jabatan hanyalah sementara. Ia menekankan pentingnya tidak menyalahgunakan kekuasaan untuk menjatuhkan orang atau merendahkan rakyat. Menurut filosofi Jokowi, "lamun siro sekti ojo mateni", seseorang yang memiliki kekuasaan tidak seharusnya menggunakannya untuk menindas. Ia juga meminta para pemimpin untuk tidak berubah menjadi kasar hanya karena memiliki jabatan, serta menjaga tutur kata dan sikap dalam melayani masyarakat. Kesadaran bahwa kekuasaan hanya sampiran seharusnya menjadi pengingat untuk berperilaku baik selama menjalankan amanah kepemimpinan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 30 Agustus 2026 pukul 10.31
Jokowi Ingatkan Kekuasaan Hanya Sementara: Jangan Dipakai untuk Menjatuhkan Orang
Detik.com · 29 Agustus 2026 pukul 22.19
Belajar dari Churchill dan Gandhi, Saat Kepercayaan Jadi Kekuatan Sudrajat
Berita terkait
Jokowi: Tak Boleh Mentang-Mentang Kita Punya Kekuasaan Kemudian Kita Pakai untuk Menjatuhkan Orang
Warta Ekonomi · 31 Agustus 2026 pukul 03.35
Di Ponpes Kebumen, Jokowi Sampaikan 3 Petuah Jawa: Jangan Merasa Paling Pintar
Warta Ekonomi · 30 Agustus 2026 pukul 19.00
Kata-Kata Bijak dari Jokowi: 'Punya Kekuasaan Jangan Buat Jatuhkan Orang, itu Tak Baik, Kekuasaan Sementara!'
Warta Ekonomi · 30 Agustus 2026 pukul 15.05
Jokowi Tak Pernah Rela Lepaskan Kekuasaan ke Siapa Pun, Said Didu: Termasuk ke Prabowo
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 13.23