Jualan ke Uniqlo-Adidas Laris, PBRX Kok Malah Rugi dan Kas Menipis?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Pan Brothers Tbk (PBRX) mencatatkan rugi periode berjalan US$5,19 juta pada semester I-2026, berbalik tajam dari laba US$93,07 juta di periode yang sama tahun lalu. Penjualan sebenarnya tumbuh 12,14% menjadi US$134,69 juta, namun margin bruto menyusut dari 9,17% menjadi 8,78%. Penyebab utama kerugian adalah tidak berulangnya pendapatan lain-lain jumbo US$102,25 juta dari semester I-2025, yang sebagian besar berasal dari keuntungan modifikasi utang US$101,57 juta akibat restrukturisasi PKPU. Tanpa pos tersebut, pendapatan lainnya semester I-2026 hanya US$1,25 juta.
Kondisi keuangan perusahaan memprihatinkan. Kas dan setara kas menyusut lebih dari separuh menjadi US$7,63 juta dari US$15,62 juta. Rasio pinjaman bersih terhadap ekuitas naik menjadi 1,53 kali, melampaui target internal 2,00 kali meski masih di bawah batas maksimum 2,5 kali. Piutang usaha melonjak menjadi US$24,32 juta dan persediaan naik menjadi US$99,55 juta. Ketergantungan pada pelanggan besar tetap tinggi: Uniqlo menyumbang 36% dan Adidas 10% dari total penjualan. Manajemen menyatakan adanya ketidakpastian material atas kelangsungan usaha (going concern) dan berupaya mengonversi pinjaman menjadi ekuitas serta mencari pelanggan baru.
Bagikan
Berita terkait
MK Didesak Terima Permohonan Denny Indrayana soal Ijazah Gibran untuk Masuk Tahap Pembuktian
SINDOnews · 26 September 2026 pukul 18.32
Emite Hary Tanoe (MSKY) Kembali Tersandung PKPU, Pendapatan Anjlok 40%
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 15.27
Penumpang Sepi dan Utang Menumpuk, Perusahaan Kereta Cepat Mau Bangkrut
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 10.25
Presiden Venezuela Temui Trump, Minta Bantu Lunasi Utang Rp 3.560 T
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 06.10