Kadin Dukung Zero ODOL 2027, tapi Minta Insentif
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5213824/original/096597600_1746699380-20250508-ODOL-ANG_8.jpg)
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mendukung kebijakan Zero Over Dimension Overload (ODOL) yang akan diterapkan penuh pada 2027, namun meminta pemerintah menyiapkan roadmap implementasi yang jelas terlebih dahulu. Kadin menekankan pentingnya masa transisi, sosialisasi, dan uji coba sebelum penegakan penuh dilakukan, karena kesiapan setiap sektor usaha tidak sama. Terutama industri yang mengangkut barang dengan karakter berat dan volume besar membutuhkan penyesuaian lebih lama.
Menurut Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Erwin Aksa, penerapan Zero ODOL berpotensi meningkatkan biaya logistik dalam jangka pendek. Pembatasan muatan per kendaraan akan menyebabkan perusahaan membutuhkan lebih banyak perjalanan, armada, serta biaya tambahan untuk penggantian kendaraan, pengemudi, BBM, dan tol. Akhirnya, biaya tersebut berpotensi masuk ke harga barang.
Kadin juga meminta penegakan dilakukan secara konsisten agar tercipta persaingan yang adil, serta menyediakan insentif bagi perusahaan angkutan kecil dan menengah untuk peremajaan kendaraan. Selain itu, pemerintah diminta mempercepat pengembangan angkutan multimoda seperti kereta api dan laut agar tidak meningkatkan jumlah truk di jalan. Kadin menegaskan bahwa tujuan akhir kebijakan bukan hanya menghilangkan truk yang melanggar, tetapi menciptakan sistem logistik yang aman, efisien, dan kompetitif.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 3 September 2026 pukul 19.45
Zero ODOL mulai 2027, Kadin Minta Ada Roadmap Implementasi yang Jelas
Berita terkait
Jalan Tol Harus Terintegrasi dengan Kawasan Industri untuk Tekan Biaya Logistik
SINDOnews · 31 Juli 2026 pukul 20.56
Bea Cukai Ingin Optimalkan Pusat Logistik Berikat, Ini Alasannya
Liputan6.com · 3 September 2026 pukul 21.20
KAI Logistik Siapkan Tarif Khusus untuk Pengiriman Kontainer
kumparan · 3 September 2026 pukul 20.00
Tekan Dwelling Time, Bea Cukai Dorong Optimalisasi Pusat Logistik Berikat
JPNN.com · 3 September 2026 pukul 14.55