KAI Gandeng BRIN Kembangkan Teknologi Automatic Train Protection
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3256346/original/006479200_1601638689-WhatsApp_Image_2020-10-02_at_17.25.20__1_.jpeg)
PT Kereta Api Indonesia (KAI) bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan teknologi Automatic Train Protection (ATP) untuk meningkatkan keselamatan dan keandalan operasional perkeretaapian. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman dalam acara BRIN Goes to Industry 5 di Jakarta. ATP berfungsi mencegah kereta melanggar sinyal berhenti, mengawasi kecepatan, dan menyampaikan informasi ke masinis, sesuai Peraturan Menteri Perhubungan No. 52/2014.
KAI dan BRIN menggunakan pendekatan Proof of Product untuk memvalidasi fungsi, integrasi, dan kinerja teknologi sebelum diadopsi. Tahap ini mengidentifikasi risiko, kesenjangan teknologi, dan penyesuaian dengan kondisi operasional. Roadmap pengembangan terdiri dari tiga tahap: pembentukan ATP Working Group pada triwulan III-2026, perencanaan Proof of Product dan market sounding pada triwulan IV-2026, serta uji lapangan dan safety assessment hingga triwulan II-2027.
Selain teknologi berbasis balise dan perangkat onboard, KAI juga mengeksplorasi teknologi berbasis satelit dan komunikasi nirkabel yang masih memerlukan kajian regulasi. Tujuan akhirnya adalah membangun ekosistem inovasi perkeretaapian Indonesia yang mandiri, adaptif, serta mendukung keselamatan dan keandalan jangka panjang.
Bagikan
Berita terkait
Viral Kaca KRL Bekasi-Kampung Bandan Retak Diduga Dilempar Batu, KAI Cek CCTV
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 20.12
BRIN Siapkan Pesawat N219 dan Versi Amfibi untuk Ambulans Terbang
CNN Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 23.29
Analisis Peneliti BRIN Terkait Potensi Maksimal Gempa NTT
Liputan6.com · 15 Agustus 2026 pukul 20.16
LRT Jabodebek Buka hingga Tengah Malam pada 17 Agustus 2026
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 15.55