KAI Logistik Angkut 2 Juta Ton Barang via KA Kontainer hingga Agustus 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) terus mengembangkan layanan kereta api (KA) kontainer untuk mendukung penguatan logistik nasional yang lebih efisien dan berkelanjutan. Hingga Agustus 2026, KAI Logistik telah mengangkut lebih dari 2 juta ton barang melalui KA kontainer, setara dengan pengalihan lebih dari 109 ribu perjalanan truk ke jalur rel. Pada Agustus 2026 sendiri, volume angkutan mencapai lebih dari 280 ribu ton, menjadi rekor bulanan tertinggi dalam setahun dan meningkat sekitar 18% dibandingkan rata-rata semester I 2026.
Segmen KA Multikomoditi diproyeksikan tumbuh dengan CAGR 8,5% hingga 2029, dengan target pendapatan mencapai Rp 568 miliar pada 2029. Pertumbuhan ini didorong oleh akuisisi pelanggan baru, pengembangan green freight service, dan penguatan cold chain logistics. Pada 2025, volume angkutan KA kontainer mencapai sekitar 2,5 juta ton, atau tumbuh 8% secara tahunan.
KAI Logistik juga menerapkan inovasi untuk meningkatkan kualitas layanan dan dukungan logistik berkelanjutan, seperti penggunaan RFID, sertifikasi halal pada terminal, fasilitas plug-in untuk kontainer reefer, dan informasi carbon footprint pada invoice pelanggan. Pengalihan angkutan dari jalan ke rel diharapkan mengurangi beban jalan, meningkatkan keselamatan, dan menurunkan emisi karbon. Implementasi Kebijakan Zero ODOL yang akan diterapkan penuh pada 2027 diperkirakan akan semakin meningkatkan relevansi layanan KA kontainer ini.
Bagikan
Berita terkait
Kadin Dukung Zero ODOL 2027, tapi Minta Insentif
Liputan6.com · 3 September 2026 pukul 20.50
KAI Logistik Siapkan Tarif Khusus untuk Pengiriman Kontainer
kumparan · 3 September 2026 pukul 20.00
Pemerintah Terus Mematangkan Kesiapan Penerapan Zero ODOL 2027
JPNN.com · 24 September 2026 pukul 13.48
Regulasi MST Tak Diubah, Pengusaha Logistik Pesimistis Zero ODOL 2027 Bisa Berjalan
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 15.53