Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkular, Hasilkan Hingga Rp 200 Juta per Tahun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kampung binaan Pertamina Lubricants di Gang Hijau Cemara, Jakarta Utara, mendorong ekonomi sirkular melalui pengelolaan sampah yang terintegrasi dengan UMKM. Dukungan Pertamina Lubricants sejak 2022 membantu keberlanjutan program yang dimulai sejak 2013, menghasilkan nilai ekonomi hingga Rp 200 juta per tahun. Masyarakat mengolah sampah organik menjadi produk seperti pelet biomassa dan pakan ternak, serta mengembangkan program pendidikan gratis Green PAUD Cemara yang memungkinkan orang tua menyetor sampah sebagai biaya sekolah.
Program ini melibatkan UMKM dalam mengolah hasil pengelolaan sampah menjadi berbagai produk bernilai jual, mendukung ketahanan pangan, peternakan, perikanan, dan hidroponik. Kegiatan tersebut berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat, dengan tujuan memperkuat ekonomi sirkular yang berkelanjutan. Ketua Kelompok Pengelola, Dani Arwanto, menegaskan bahwa program ini telah menjadi kebutuhan masyarakat dan terus berkembang untuk meningkatkan manfaat ekonomi dari sampah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 20.44
Kampung Binaan Pertamina Lubricants Beri Dampak Ekonomi hingga Rp 200 Juta per Tahun
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 16.41
Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun, Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler
CNN Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 09.45
Sampah Jadi Cuan, GO-SARI Gerakkan Ekonomi Sirkular Warga Bantul
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 23.04
Bank Sampah Cemara Asri Ubah Limbah Jadi Produk Bernilai Ekonomi
Berita terkait
Menteri LH Usul Pemulung Diganti Jadi Pekerja Pemilah Sampah
Detik.com · 10 Agustus 2026 pukul 13.01
KELANA Tiba di Yogyakarta, Gen Z Belajar Langsung Transisi Energi
CNN Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 12.44
Warga Jakarta Dilarang Bakar Sampah Sembarangan
Liputan6.com · 3 Agustus 2026 pukul 17.52
Pemprov DKI Siapkan Lahan di Legok Banten untuk Olah Sampah Organik
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 03.00