Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun, Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gang Hijau Cemara di Koja, Jakarta Utara berhasil mengubah pengelolaan sampah menjadi ekonomi sirkular berkat dukungan Pertamina Lubricants. Masyarakat mengolah sampah organik menjadi maggot, pakan ternak, biomassa, serta mengembangkan UMKM terkait. Program Green PAUD Cemara menyelenggarakan pendidikan gratis dengan biaya bulanan berupa 2 kg sampah. Pengelolaan sampah mengurangi limbah ke TPA 30-40% dan menghasilkan nilai ekonomi Rp150-200 juta per tahun. Bengkel Cemara menerima pembayaran oli dengan 5 kg sampah, memungkinkan masyarakat mendapatkan layanan tanpa uang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 14 Agustus 2026 pukul 23.00
Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkular, Hasilkan Hingga Rp 200 Juta per Tahun
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 20.44
Kampung Binaan Pertamina Lubricants Beri Dampak Ekonomi hingga Rp 200 Juta per Tahun
CNN Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 09.45
Sampah Jadi Cuan, GO-SARI Gerakkan Ekonomi Sirkular Warga Bantul
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 23.04
Bank Sampah Cemara Asri Ubah Limbah Jadi Produk Bernilai Ekonomi
Berita terkait
Setelah Waste-to-Energy, Pemerintah Kembangkan Pengelolaan Sampah Terdesentralisasi 'DWM'
JawaPos · 28 September 2026 pukul 15.00
Chandra Asri & Lintas Sektor Perluas Cakupan KOLASE hingga 120 Sekolah
Detik.com · 25 September 2026 pukul 08.41
Danone Indonesia Bangun Ekosistem Ekonomi Sirkular dari Hulu ke Hilir
JPNN.com · 19 September 2026 pukul 08.56
Praktisi Lingkungan Sebut Pengelolaan Sampah Butuh Solusi Terintegrasi
JPNN.com · 18 September 2026 pukul 19.00