Kapal Tongkang Tersangkut di Kapuas, ESDM: Air Surut, Bukan Produksi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kapal tongkang yang tersangkut di dasar Sungai Kapuas, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat bukan disebabkan oleh pembatasan produksi, melainkan akibat surutnya debit air sungai. Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menjelaskan, kondisi ini terjadi karena kemiringan air yang tidak mencukupi untuk menggerakkan kapal tongkang. Yuliot memastikan kondisi ini melalui inspeksi langsung di lokasi kejadian di Kalimantan Barat. Kapal tongkang tersebut terdampar saat mengangkut kernel sawit dari Sejiram ke Tayan. Sungai Kapuas mengalami kekeringan parah setelah empat bulan tanpa hujan, sehingga banyak warga lokal dan wisatawan datang ke lokasi untuk melihat kapal yang tersangkut. Fenomena serupa terjadi di beberapa sungai dan danau di Kalimantan akibat suhu panas ekstrem.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 19.15
Sungai Kapuas Kering, Kapal Tongkang Batu Bara Tak Bisa Berlayar
Berita terkait
Saat Sungai Mahakam Surut Bikin Tongkang Batu Bara Tak Bisa Lewat
kumparan · 3 September 2026 pukul 09.28
Kekeringan Meluas, Pemkab Bekasi Salurkan 8 Juta Liter Air Bersih ke 45 Desa
JPNN.com · 3 September 2026 pukul 09.00
Bali Dilanda 132 Kebakaran Selama Musim Kemarau
Liputan6.com · 3 September 2026 pukul 08.37
Ancaman Karhutla kembali Meningkat, Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan sepanjang September
JawaPos · 3 September 2026 pukul 08.17