Jakarta · Kamis, 3 September 2026Cari
WargaKonoha

Saat Sungai Mahakam Surut Bikin Tongkang Batu Bara Tak Bisa Lewat

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan bahwa fenomena El Nino yang menyebabkan sungai-sungai di Kalimantan Timur mengering telah mengganggu operasional kapal tongkang pengangkut batu bara. Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung memastikan bahwa pemerintah tidak membatasi produksi batu bara, namun kapal tongkang tidak dapat melewati sungai yang surut. Setelah memverifikasi kondisi di Kalimantan Timur, Yuliot menyampaikan bahwa karena sungai mengering, tongkang tidak dapat beroperasi seperti biasanya.

Masalah ini juga mempengaruhi distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Kalimantan. Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menjelaskan bahwa sungai yang surut menyulitkan kapal distribusi BBM yang biasanya menggunakan jalur sungai. Untuk mengatasi kendala ini, pemerintah telah memperbanyak penggunaan truk pengiriman BBM melalui jalur darat, meskipun kapasitas angkutnya tidak sebesar angkutan sungai.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, meminta warga untuk menghemat penggunaan air bersih akibat penyusutan debit Sungai Mahakam dan meningkatnya kadar klorida akibat kemarau panjang. Kondisi ini mempengaruhi operasional fasilitas penyadapan air bersih di Palaran, Pulau Atas, Bukuan, dan Bantuas. Penurunan debit air dan kenaikan kadar klorida berdampak langsung pada kualitas air yang didistribusikan ke masyarakat.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait