Saat Sungai Mahakam Surut Bikin Tongkang Batu Bara Tak Bisa Lewat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan bahwa fenomena El Nino yang menyebabkan sungai-sungai di Kalimantan Timur mengering telah mengganggu operasional kapal tongkang pengangkut batu bara. Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung memastikan bahwa pemerintah tidak membatasi produksi batu bara, namun kapal tongkang tidak dapat melewati sungai yang surut. Setelah memverifikasi kondisi di Kalimantan Timur, Yuliot menyampaikan bahwa karena sungai mengering, tongkang tidak dapat beroperasi seperti biasanya.
Masalah ini juga mempengaruhi distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Kalimantan. Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menjelaskan bahwa sungai yang surut menyulitkan kapal distribusi BBM yang biasanya menggunakan jalur sungai. Untuk mengatasi kendala ini, pemerintah telah memperbanyak penggunaan truk pengiriman BBM melalui jalur darat, meskipun kapasitas angkutnya tidak sebesar angkutan sungai.
Wali Kota Samarinda, Andi Harun, meminta warga untuk menghemat penggunaan air bersih akibat penyusutan debit Sungai Mahakam dan meningkatnya kadar klorida akibat kemarau panjang. Kondisi ini mempengaruhi operasional fasilitas penyadapan air bersih di Palaran, Pulau Atas, Bukuan, dan Bantuas. Penurunan debit air dan kenaikan kadar klorida berdampak langsung pada kualitas air yang didistribusikan ke masyarakat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 20.00
Sungai Surut, Tongkang Batu Bara di Kaltim Tak Bisa Jalan
Detik.com · 2 September 2026 pukul 13.43
Batu Bara Kalori Tinggi Makin Mahal, HBA September Jadi US$ 126,87/Ton
JawaPos · 1 September 2026 pukul 10.45
Gasifikasi Batu Bara di Kaltim Hasilkan Metanol Ekonomis
Berita terkait
Sungai di Kaltim Surut Imbas El Nino, Pasokan Batu Bara RI Terganggu
kumparan · 2 September 2026 pukul 14.51
ESDM Sebut Energi Panas Bumi Bisa Saingi Batu Bara, Ini Alasannya
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 11.19
Curhat Warga Imbas Mahakam Surut: Ongkos Naik dari Rp 400 Ribu Jadi Rp 1 Juta
kumparan · 19 Agustus 2026 pukul 15.34
Surutnya Mahakam, Salah Satu Sungai Terpanjang di Kalimantan
kumparan · 19 Agustus 2026 pukul 04.37