Karhutla dan Dugaan Keracunan MBG Belum Usai, Kenapa Prabowo Tetap ke KTT BRICS?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto tetap menghadiri KTT BRICS ke-18 di New Delhi pada 12-13 September 2026 meski Indonesia masih menangani karhutla 2026 dan dugaan keracunan MBG. Bakom RI menjelaskan kehadiran Prabowo tidak berarti pemerintah mengabaikan masalah domestik; sebelum berangkat, ia telah meninjau langsung wilayah terdampak dan merespons dengan penambahan 53 unit armada udara untuk enam provinsi prioritas. Operasi penanganan karhutla tetap berjalan dengan water bombing, patroli udara, dan Operasi Modifikasi Cuaca. Di KTT BRICS, Indonesia membawa lima kepentingan utama: reformasi perdagangan WTO, kerja sama perubahan iklim, penguatan NDB, tata kelola royalti digital, serta kerja sama multisektor. Indonesia telah menjadi anggota penuh BRICS sejak Januari 2025 dan telah menyelesaikan proses internal untuk bergabung dengan New Development Bank.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 13 September 2026 pukul 11.37
Hadiri KTT BRICS 2026, Prabowo Tekankan Ketahanan Pangan dan Energi
Detik.com · 13 September 2026 pukul 11.30
Prabowo Minta Institusi Keuangan Global Lebih Tanggap ke Negara Berkembang
Liputan6.com · 13 September 2026 pukul 11.13
Prabowo di KTT BRICS: Kami Tak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
Media Indonesia · 13 September 2026 pukul 10.59
Asap Karhutla Indonesia Dibahas Anwar dan Prabowo di KTT BRICS
Berita terkait
Prabowo di KTT BRICS: Perdagangan dan Mata Uang Jangan Jadi Senjata!
Detik.com · 13 September 2026 pukul 10.30
Prabowo Tegaskan Pentingnya Kekuatan Kolektif Merespons Dinamika Global
Media Indonesia · 13 September 2026 pukul 10.11
Disambut Hangat di BRICS, Prabowo Puji Kepemimpinan PM India Modi
Detik.com · 13 September 2026 pukul 09.54
Di KTT BRICS 2026, Prabowo Tekankan Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Lain
JPNN.com · 13 September 2026 pukul 09.01