Jakarta · Sabtu, 5 September 2026Cari
WargaKonoha

Karhutla Meluas, BMKG Peringatkan Bakal Merembet ke Wilayah Jawa

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan bahwa potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak hanya terpusat di Sumatra dan Kalimantan, tetapi juga berpotensi menyebar ke sebagian besar wilayah Jawa pada periode 5–11 September 2026. Prediksi ini didasarkan pada Fire Weather Index (FWI) yang menunjukkan kategori risiko rendah hingga sangat tinggi di sebagian besar Jawa. Kondisi ini dipengaruhi oleh dinamika atmosfer yang kurang mendukung pembentukan awan hujan, IOD positif yang persisten, dan fenomena El Niño dengan intensitas sangat kuat. Pada dasarian III Agustus 2026, nilai IOD mencapai +0,29 dan SSTA wilayah Nino3.4 mencapai +2,74, memperkuat prediksi kondisi kemarau yang berkepanjangan.

Berdasarkan hasil monitoring, BMKG mendeteksi 933 titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi pada 4 September 2026. Distribusinya meliputi 380 titik di Sumatra, 434 titik di Kalimantan, dan 119 titik di Papua dan Maluku. Di Sumatra, Sumatra Selatan mencatat jumlah terbanyak dengan 264 titik, diikuti Riau (35) dan Jambi (30). Di Kalimantan, Kalimantan Tengah mendominasi dengan 257 titik, diikuti Kalimantan Barat (137). Papua Selatan mencatat 95 titik panas.

Sebaran asap juga terdeteksi di berbagai wilayah, termasuk Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Papua Selatan. Arah penyebaran asap bergerak ke barat laut–timur laut. Untuk merespons situasi ini, operasi modifikasi cuaca (OMC) sedang dilaksanakan di Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Jawa Timur. BMKG menyarankan agar masyarakat terutama di wilayah dengan banyak titik api dan kondisi atmosfer kering tetap waspada.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait