Mengapa Asap Karhutla Berdampak pada Penerbangan? Ini Kata BMKG
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Peningkatan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) saat fenomena El Niño dan puncak musim kemarau dapat menyebabkan asap pekat terbawa angin ke area bandara, sehingga mengurangi jarak pandang secara drastis. Menurut BMKG, fenomena El Niño tidak secara langsung menyebabkan karhutla, namun mengurangi curah hujan sehingga kondisi udara lebih kering dan meningkatkan risiko kekeringan serta kebakaran. Saat ini, Indonesia berada pada periode puncak musim kemarau yang diperkirakan berlangsung hingga September 2026, dengan potensi peningkatan karhutla yang dapat mempengaruhi operasional penerbangan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 1 September 2026 pukul 22.18
Kebakaran Hutan Bisa Diantisipasi Jika Pemerintah Tidak Abaikan Data Ilmiah
Media Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 18.14
Cegah Karhutla, Aktivitas di Kawasan Hutan Jabar Bakal Diperketat
kumparan · 2 September 2026 pukul 11.45
Pramono Imbau Warga Jakarta Bijak Gunakan Air di Musim Kemarau
ANTARA News · 2 September 2026 pukul 11.19
BMKG deteksi 1.299 titik panas di Kalimantan Selatan pada Rabu
Berita terkait
El Nino OTW Sangat Kuat, Kepala BMKG Kasih Peringatan Begini
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 12.10
Daftar Wilayah Masuk Puncak Musim Kemarau Agustus 2026
CNN Indonesia · 1 Agustus 2026 pukul 17.34
BMKG Deteksi 5.019 Titik Panas di Indonesia, Waspada Karhutla
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 09.00
6 Provinsi Rawan Karhutla saat Musim Kemarau dan Ancaman El Nino
CNN Indonesia · 29 Juli 2026 pukul 07.11