Jakarta · Kamis, 24 September 2026Cari
WargaKonoha

Ternyata Ini Alasan Petani Tebu Kesal RI Buka Impor Gula 150.000 Ton

Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) mempersoalkan rencana pemerintah mengimpor 150.000 ton raw sugar atau gula mentah untuk kebutuhan gula konsumsi. Kepala APTRI Soemitro Samadikoen menyampaikan keberatan ini saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat Umum dengan Komisi IV DPR RI pada 23 September 2026. Menurutnya, impor tersebut tidak perlu dilakukan ketika musim giling tebu dalam negeri sedang berlangsung dan produksi gula nasional mencukupi kebutuhan.

APTRI menyatakan stok gula carry-over dari akhir 2025 sebesar 1,2 juta ton, yang ketika ditambah impor 150.000 ton menjadi sekitar 1,4 juta ton. Produksi gula nasional pada 2026 diproyeksikan mencapai 3,02 juta ton, bahkan jika hanya menyamai produksi 2025 sekitar 2,6 juta ton, pasokan tetap cukup untuk kebutuhan konsumsi.

Jenis impor yang dipersoalkan adalah raw sugar yang akan diolah menjadi gula konsumsi, bukan gula kristal putih langsung. APTRI menekankan bahwa masalahnya bukan pada adanya impor, tetapi pada timing impor yang bertepatan dengan musim giling petani lokal, yang berpotensi mengganggu penyerapan gula hasil produksi dalam negeri.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait