Kemenkeu: Anggaran Rp 7 T Total Alokasi BPS, Tak Cuma DTSEN & Sensus Ekonomi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menjelaskan bahwa alokasi anggaran sebesar Rp 7 triliun ke Badan Pusat Statistik (BPS) merupakan total anggaran operasional dan program BPS secara keseluruhan, bukan hanya untuk Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) atau sensus ekonomi. Penjelasan ini disampaikan Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu Deni Surjantoro pada Kamis, 27 Agustus 2026.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa pemerintah telah memenuhi permintaan BPS untuk penambahan anggaran guna memastikan kualitas DTSEN dan sensus ekonomi. Purbaya menyampaikan bahwa permintaan tambahan anggaran pada awal tahun telah dilimpiah, sehingga DTSEN dan sensus ekonomi dapat berjalan dengan baik.
Penjelasan ini muncul setelah banyaknya protes dari masyarakat terkait penetapan desil yang dianggap tidak sesuai dengan kondisi ekonomi. Purbaya menekankan bahwa pemerintah terus melakukan perbaikan terhadap DTSEN untuk memberikan data yang akurat dan relevan dengan situasi terkini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 27 Agustus 2026 pukul 09.30
Purbaya Guyur BPS Rp7 Triliun, Salah Satunya Bereskan DTSEN
VOI · 27 Agustus 2026 pukul 08.49
Kemenkeu Luruskan Pernyataan Purbaya soal Anggaran DTSEN Hampir Rp7 Triliun
Berita terkait
Target Penerimaan Pajak Tahun Depan Naik, Purbaya Komitmen Perbaiki Sistem
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 20.36
Menteri Keuangan Purbaya Optimistis Target RAPBN 2027 Mampu Direalisasikan
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 19.00
Purbaya Tunda Pajak Toko Online!
Detik.com · 5 Agustus 2026 pukul 15.37
Purbaya Perbarui Standar Uang Makan-Lembur ASN pada 2027, Jadi Berapa?
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 14.50