Kemenkeu Buka Suara soal Nasib Utang Kereta Cepat Usai Purbaya Dicopot
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Keuangan sedang memfinalisasi pengalihan saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) di PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) kepada pemerintah. Proses ini mencakup uji tuntas (due diligence), evaluasi nilai saham, serta penyusunan Peraturan Presiden (Perpres) untuk memastikan aspek finansial, bisnis, operasional, dan hukum terpenuhi.
Dirjen Kekayaan Negara, Evita Manthovani, menegaskan bahwa skema pengalihan ini tidak menggunakan dana APBN. Pemerintah berkoordinasi dengan BP BUMN dan BPI Danantara untuk menuntaskan proses yang sebelumnya ditargetkan selesai pertengahan September 2026. Saat ini, pihak Indonesia memegang 60% saham KCIC, sementara 40% sisanya dimiliki konsorsium China.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 18 September 2026 pukul 10.20
APBN KiTa Perdana Suahasil Jadi Menkeu: Pendapatan-Belanja Negara On Track, Defisit Terkendali
kumparan · 17 September 2026 pukul 20.00
Fed Naikkan Suku Bunga, Kemenkeu Buka Opsi Penyesuaian Harga Global Bond
JawaPos · 16 September 2026 pukul 19.00
Pentingnya Kebijakan Perpajakan Berbasis Data dan Riset
Berita terkait
Danantara Pastikan Handover KCIC ke Kemenkeu Tetap Berjalan
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 20.02
Tiga Fakta Utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Detik.com · 9 September 2026 pukul 05.55
Danantara soal Alih Saham BUMN di KCIC ke Kemenkeu: Rencana September
CNN Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 19.31
Utang Whoosh Dialihkan ke Kemenkeu 15 September
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 05.55