Kementerian ESDM Kucurkan Rp 22,5 T di 2027: Dari Jargas, Pipa Gas, hingga Sambung Listrik Gratis
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menganggarkan pagu anggaran 2027 sebesar Rp 27,37 triliun, dengan 82 persennya atau Rp 22,51 triliun ditujukan untuk pembangunan infrastruktur energi. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjelaskan alokasi tersebut mencakup pembangunan jaringan gas rumah tangga, listrik desa, hingga sambungan listrik gratis. Pemerintah menargetkan 959.232 sambungan rumah tangga untuk jaringan gas dengan alokasi Rp 5,21 triliun, 400.000 rumah tangga untuk bantuan pasang baru listrik (BPBL) dengan Rp 949 miliar, dan pembangunan infrastruktur listrik desa di 1.250 lokasi dengan alokasi Rp 9,32 triliun. Sisa anggaran sebesar Rp 3,59 triliun digunakan untuk belanja operasional dan Rp 1,27 triliun untuk program publik nonfisik. Pemerataan akses energi dilakukan secara adil dari Aceh hingga Papua, dengan fokus pada wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) serta desa dan dusun yang masih membutuhkan akses listrik. Saat ini, terdapat sekitar 10.068 titik desa dan dusun yang belum memiliki akses kelistrikan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 18.15
DPR Setujui Anggaran ESDM 2027 Rp27,37 T, 82% untuk Infrastruktur Energi
Berita terkait
ESDM Ajukan Rp 27,37 Triliun dalam RAPBN 2027, Rp 22 Triliun untuk Jargas hingga Listrik Desa
JawaPos · 5 September 2026 pukul 23.46
Tok! DPR Setujui Anggaran Kantor Bahlil Rp27,37 T di RAPBN 2027
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 12.05
Anggaran Subsidi Energi Meningkat, Tepat Sasaran Jadi Kewajiban
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 11.12
Siap-Siap! Prabowo Bakal Resmikan Proyek Listrik Desa Bulan Ini
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 16.20