Anggaran Subsidi Energi Meningkat, Tepat Sasaran Jadi Kewajiban
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Anggaran subsidi energi dalam RAPBN 2027 mencapai Rp272,95 triliun, naik 20,1% dari Rp227,26 triliun pada 2026. Subsidi dibagi menjadi BBM/LPG 3 kg Rp142,84 triliun dan listrik Rp130,11 triliun. Anggaran Kementerian ESDM naik dari Rp10,12 triliun ke Rp27,37 triliun, fokus pada listrik desa, BPBL, jaringan gas kota, dan infrastruktur gas. DPR Komisi XII menyoroti kebutuhan penyempurnaan akurasi sasaran penerima manfaat untuk mencegah kebocoran distribusi. Pemerintah berkomitmen menyelesaikan 11 temuan BPK dan mengoptimalkan subsidi untuk daya beli masyarakat, termasuk target 3.054 desa dan 350.000 sambungan listrik baru serta 150.000 sambungan gas.
Bagikan
Berita terkait
Subsidi Energi RAPBN 2027 Naik 20,1 Persen Jadi Rp272,95 Triliun
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 13.09
Anggaran Subsidi Energi 2027 Naik, Prabowo Siapkan Rp28,7 T Buat BBM
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 16.00
Prabowo Turunkan Target Lifting Gas pada 2027, Minyak Mentah Stagnan
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 17.45
Stop PLTD 13 GW Tahun ini, Pemerintah Genjot Pembangunan PLTS 30 GW
JawaPos · 15 Agustus 2026 pukul 10.31