Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Kementerian PU Tangani Longsor di Ruas Jalan Nasional Imbas Gempa NTT

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menangani longsoran di sejumlah ruas jalan nasional di Nusa Tenggara Timur (NTT) akibat gempa bumi magnitudo 7,7 yang terjadi pada Sabtu (15/8) pukul 05.00 WITA. Episentrum gempa berada di pantai utara Pulau Flores, sekitar 30 kilometer timur laut Nagekeo-Mbay. Longsoran tebing menutup badan jalan di delapan ruas, antara lain Malwatar–Batas Kota Ruteng, Ruteng–Km 210, Ruteng–Reo–Kedindi, Km 210–Batas Kabupaten Manggarai, Gako–Aigela–Batas Kota Ende, Danga–Maropokot, Kota Ende–Wolowaru, serta Wolowaru–Maumere.

Menteri PU Dody Hanggodo menginstruksikan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT meningkatkan kesiapan personel dan alat berat serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah. Alat berat telah dikerahkan ke titik-titik terdampak: satu unit loader di wilayah PPK 3.3, satu unit excavator di PPK 3.4, serta dua unit loader dan satu unit excavator yang disiagakan di Ende untuk wilayah PPK 4.1. Prioritas saat ini adalah pembersihan material longsoran agar akses jalan dan mobilitas penanganan bencana tetap terjaga.

Kepala BPJN NTT Janto menyatakan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi jembatan dan seluruh ruas jalan nasional belum dapat dilakukan karena petugas mempertimbangkan faktor keselamatan di tengah potensi gempa susulan. Kementerian PU akan terus memantau infrastruktur dan memperbarui data kerusakan, serta melakukan penanganan bertahap berdasarkan hasil asesmen guna memulihkan fungsi jalan nasional mendukung pemulihan pascagempa.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait