Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Kemerdekaan di Era AI: Berdaulat atas Data, Tangguh sebagai Bangsa

Artikel membahas makna kemerdekaan baru di era kecerdasan buatan (AI), yaitu kemampuan bangsa menguasai data, teknologi, dan sistem digital secara berdaulat. Penulis menekankan bahwa kedaulatan data merupakan kedaulatan negara — tanpa kendali atas data strategis (kesehatan, keuangan, pertahanan, dll.), Indonesia berisiko hanya menjadi pasar dan sumber bahan baku digital bagi kekuatan lain.

Selain kedualatan data, artikel menyoroti integritas data sebagai fondasi keputusan yang berkualitas. Data yang buruk atau bias dapat memperbesar kesalahan AI secara masif. Keamanan siber juga dipandang sebagai pertahanan nasional, mengingat serangan siber terhadap infrastruktur kritis dan kemampuan AI memproduksi disinformasi. Artikel kemudian mengusulkan pembentukan Government Technology Agency yang kuat untuk membangun arsitektur digital pemerintahan yang terintegrasi, mengakhiri fragmentasi antarlembaga, dan menjaga kendali negara atas teknologi strategis.

Terakhir, penulis menegaskan bahwa MenPANRB harus berperan sebagai penggerak perubahan birokrasi agar transformasi digital tidak sekadar memindahkan kerumitan ke dunia digital. Indonesia juga perlu membangun kapasitas pengembangan AI sendiri — tidak hanya sebagai pengguna teknologi — dan menempatkan diri sebagai suara signifikan Global South dalam tata kelola AI global.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait