Kenapa Masyarakat Pilih Belanja Kebutuhan secara Eceran? Ekonom Ungkap Alasannya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Masyarakat memilih belanja kebutuhan harian secara eceran atau kemasan sachet bukan hanya karena rendahnya pendapatan, tetapi lebih kepada pengelolaan arus kas. Bagi rumah tangga dengan upah harian atau pendapatan tidak rutin, pengeluaran kecil lebih ringan dibandingkan membeli kemasan besar yang membutuhkan biaya sekaligus lebih tinggi, meskipun harga per unit eceran umumnya lebih mahal dalam jangka panjang.
Fenomena ini mencerminkan tekanan daya beli, terutama jika terjadi peralihan konsumsi dari kemasan besar ke sachet. Data menunjukkan sekitar 50-70 persen pendapatan masyarakat Indonesia dialokasikan untuk pangan dan transportasi. Hal ini sejalan dengan Hukum Engel, di mana persentase pengeluaran untuk makanan akan semakin besar seiring dengan semakin kecilnya tingkat pendapatan seseorang.
Bagikan
Berita terkait
Gudang Garam Dihadapkan Dilema: Naikkan Harga atau Jaga Daya Beli
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 16.47
Kadin: Pemulihan Sentimen Publik belum Ciptakan Penguatan Daya Beli
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 16.03
BI prakirakan kinerja penjualan eceran pada Agustus 2026 tetap tumbuh
ANTARA News · 10 September 2026 pukul 15.23
Indeks Keyakinan Konsumen Meningkat, Porsi Belanja Rumah Tangga Ikut Naik
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 14.00