BI prakirakan kinerja penjualan eceran pada Agustus 2026 tetap tumbuh
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Indonesia memprakirakan kinerja penjualan eceran Agustus 2026 tetap tumbuh 0,5 persen yoy dengan IPR sebesar 224,5. Pertumbuhan didukung oleh kelompok suku cadang dan aksesori (10,1 persen yoy) serta makanan, minuman, dan tembakau (0,7 persen yoy). Namun, beberapa kelompok seperti peralatan komunikasi dan barang budaya mengalami kontraksi. Secara bulanan, penjualan eceran Agustus 2026 terkontraksi 0,1 persen mtm. Pada Juli 2026, IPR mencatat 224,9 dengan pertumbuhan 1,1 persen yoy, didorong oleh peningkatan barang lainnya (5,3 persen yoy). Tekanan inflasi pada Oktober 2026 dan Januari 2027 diprakirakan menurun menjadi 146,5 dan 166,0 masing-masing.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 10 September 2026 pukul 14.45
Penjualan Ritel Naik, BI Sebut Tekanan Harga Bakal Melandai
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 15.27
Ekonom: Pemulihan Sentimen Masyarakat masih Sangat Tipis
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 09.58
Rupiah Melemah Tipis ke Rp17.512 per Dolar AS, Pasar Pantau Buyback UST
kumparan · 9 September 2026 pukul 16.39
BI Catat Indeks Keyakinan Konsumen Naik Jadi 118,5 pada Agustus 2026
Berita terkait
Uang Primer Agustus 2026 Tumbuh 16,3% Menjadi Rp2.281,5 Triliun
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 12.26
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.763 per Dolar AS Tertekan Kenaikan Inflasi Agustus
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 16.02
Rupiah Diprediksi Melemah Rabu 2 September, Bisa Tembus Rp 17.790 per Dolar AS
JawaPos · 2 September 2026 pukul 07.15
Rupiah melemah seiring "wait and see" investor menjelang rilis PPI AS
ANTARA News · 10 September 2026 pukul 16.33