Jakarta · Jumat, 25 September 2026Cari
WargaKonoha

Kepemilikan Kendaraan RI Cuma 99 per 1.000 Orang, Kalah Jauh dari Malaysia dan Thailand

Tingkat kepemilikan kendaraan di Indonesia masih rendah, yakni hanya sekitar 99 unit per 1.000 penduduk. Angka ini jauh di bawah Malaysia yang mencapai 673 unit per 1.000 penduduk dan Thailand sekitar 275 unit per 1.000 penduduk. Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza menyampaikan hal ini dalam pembukaan Automechanika Jakarta 2026 di NICE, Tangerang, Kamis (24/9/2026). Rendahnya rasio ini menjadi indikator bahwa pasar otomotif Indonesia masih memiliki banyak ruang pertumbuhan.

Potensi pertumbuhan tidak hanya terbatas pada penjualan kendaraan baru, tetapi juga pada sektor aftermarket seperti suku cadang, perawatan, dan perbaikan. Ketua Umum GIAMM dan Presiden Direktur PT Astra Otoparts, Yusak Kristian Solaeman, menekankan bahwa kebutuhan purnajual akan tetap penting seiring bertambahnya kendaraan di jalan. Setiap kendaraan yang sudah beredar membutuhkan perawatan dan penggantian komponen sepanjang masa pakainya.

Namun, peluang ini juga menimbulkan tantangan, terutama dengan berkembangnya teknologi kendaraan listrik dan elektrifikasi. Industri komponen lokal perlu meningkatkan kemampuan manufakturnya agar dapat menyesuaikan diri dengan perubahan global. Ini termasuk investasi pada teknologi, sumber daya manusia, dan standarisasi agar industri komponen nasional tetap kompetitif.

Berita terkait