Masalah Perizinan & TKDN RI Disorot Industri Otomotif Jepang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Persoalan perizinan, akses pembiayaan bagi industri kecil dan menengah (IKM) pendukung otomotif, hingga sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dalam masa transisi menuju kendaraan listrik menjadi sorotan dari pelaku Industri Otomotif Nasional dan Mitra Jepang. Hal ini disampaikan dalam agenda Business Discussion Lunch dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian di Nagoya, Jepang, pada 19 September 2026. Delegasi pemerintah yang hadir termasuk Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso dan Deputi Ali Murtopo Simbolon. Pemerintah menyambut baik masukan tersebut dan menegaskan komitmen untuk menyempurnakan kebijapan serta menangani hambatan investasi yang masih berjalan. Indonesia juga menegaskan posisinya sebagai mitra strategis Jepang di sektor otomotif, bukan hanya sebagai pasar tetapi juga bagian dari rantai nilai global untuk ekspor ke lebih dari 100 negara.
Bagikan
Berita terkait
Tak Sekadar Penjualan, TKDN Bakal Jadi Dasar Insentif Mobil Listrik
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 13.01
Tak Sekadar Rakit Mobil, BYD Ditantang Bangun Rantai Pasok Lokal
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 09.34
Insentif Kendaraan Listrik Segera Meluncur, Airlangga: Anggarannya Sudah Ada
Detik.com · 5 Agustus 2026 pukul 18.30
Industri Otomotif Jepang Soroti Hambatan Investasi di RI
Detik.com · 20 September 2026 pukul 14.30