Kesepakatan Minyak Venezuela-AS Berlaku 25 Tahun, Produksi Ditargetkan Tembus 1,5 Juta Barel
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden interim Venezuela Delcy Rodriguez mengumumkan kesepakatan minyak dengan AS yang berlaku 25 tahun. Kerja sama ini menargetkan produksi minyak Venezuela mencapai lebih dari 1,5 juta barel per hari melalui pengembangan delapan ladang di Sabuk Minyak Orinoco. Dengan asumsi harga 65 dolar per barel, penerimaan negara diperkirakan mencapai 209,3 miliar dolar. Kesepakatan menetapkan royalti minimal 16 persen dan pajak 34 persen, diperkirakan mempercepat pemulihan sektor minyak terkena sanksi. Rodriguez menegaskan Venezuela tetap mengontrol sumber daya alam, sementara AS menyediakan modal, teknologi, dan kemampuan operasional. Trump menyebut kesepakatan sebagai "kesepakatan minyak terbesar dalam sejarah dunia" dengan cadangan lebih dari 65 miliar barel.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 30 Agustus 2026 pukul 14.25
Venezuela sepakati kerja sama minyak dengan AS
SINDOnews · 30 Agustus 2026 pukul 08.15
AS Kendalikan Cadangan Minyak Venezuela 65 Miliar Barel Senilai Rp1.775 Triliun
Media Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 07.34
AS Capai Kesepakatan Kelola 65 Miliar Barel Cadangan Minyak Venezuela
CNBC Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 06.30
Trump Klaim AS Kuasai 65 Miliar Barel Minyak Venezuela!
Berita terkait
Bukan Timur Tengah, Trump Kuasai Cadangan Minyak Raksasa di Sini
CNBC Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 06.49
Venezuela: Kesepakatan Minyak dengan AS Berlaku Selama 25 Tahun
CNN Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 19.05
Trump Klaim Kesepakatan Minyak Terbesar! AS Kini Sudah Dapat Kendali Mayoritas Minyak Venezuela
Warta Ekonomi · 30 Agustus 2026 pukul 12.41
Maduro Ditangkap, Venezuela Teken Kerja Sama Minyak dengan AS, Nilainya Lebih dari US$100 Miliar untuk 17 Ladang Minyak
Warta Ekonomi · 30 Agustus 2026 pukul 11.30