Kimia Farma Akhirnya Cetak Laba Rp 54 M
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Kimia Farma (Persero) Tbk (KAEF) mencatatkan laba bersih Rp 54,07 miliar pada semester I-2026, setelah sebelumnya mencatat rugi bersih Rp 135,61 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Pencapaian ini didorong oleh pertumbuhan penjualan neto sebesar 7,6% hingga mencapai Rp 4,70 triliun dibandingkan Rp 4,36 triliun pada semester I-2025. Laba usaha juga meningkat signifikan 111,3% dari Rp 72,01 miliar menjadi Rp 152,21 miliar. Direktur Utama KAEF, Djagad Prakasa Dwialam, menyatakan bahwa kinerja ini merupakan hasil dari penguatan fundamental bisnis dan transformasi yang sedang berjalan. Namun, tekanan geopolitik di Timur Tengah masih memengaruhi biaya bahan baku dan kemasan impor, sehingga KAEF terus melakukan efisiensi operasional dan penyesuaian harga untuk menjaga stabilitas pasok dan margin. Rasio beban usaha terhadap penjualan juga berhasil diturunkan dari 34,2% menjadi 33,2% pada semester I-2026. KAEF melanjutkan transformasi bisnis melalui enam fokus strategis: ketahanan modal kerja, penguatan SDM, digitalisasi, efisiensi, tata kelola perusahaan, dan sinergi grup.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 5 Agustus 2026 pukul 16.02
Catatkan Kinerja Positif Semester I 2026, Kimia Farma Raih Laba Bersih Rp54 Miliar
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 15.51
Kimia Farma (KAEF) Catat Laba Rp10,3 Miliar di Semester I-2026
Berita terkait
Laba Bersih Astra Agro Lestari Tembus Rp 1,1 Triliun di Semester I 2026
Detik.com · 24 September 2026 pukul 17.55
Dari Rp 2,41 T Jadi Rp 8,51 T, Mengintip Pertumbuhan Pupuk Indonesia
Detik.com · 8 September 2026 pukul 09.05
BCA Digital Cetak Laba Rp129,59 Miliar hingga Juni 2026
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 14.08
Transformasi di Bawah Danantara, Laba Pupuk Indonesia Melejit 253%
Detik.com · 4 September 2026 pukul 17.33