Kinerja Melejit, Laba Pupuk Indonesia Jadi yang Tertinggi Kedua di Jajaran BUMN
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Pupuk Indonesia (Persero) mencatat laba bersih Rp 8,51 triliun pada Januari-Juni 2026, tumbuh 253% dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini menempatkan Pupuk Indonesia sebagai BUMN dengan kenaikan laba tertinggi kedua setelah Semen Indonesia (408,9%). Hasil ini didapat melalui transformasi bisnis, tata kelola perusahaan, dan penurunan harga pupuk bersubsidi 20% pertama kali dalam sejarah. Laba bersih lain BUMN seperti Pertamina (86%), Pegadaian (84,4%), Pelindo (60,4%), dan PTPN (54,4%) juga mencatat lonjakan signifikan. Pupuk Indonesia mencatatkan peningkatan pendapatan 51% menjadi Rp 59,67 triliun serta EBITDA naik 140% menjadi Rp 14,28 triliun. Perusahaan berhasil meningkatkan volume penebusan pupuk bersubsidi 27,47% menjadi 6,33 juta ton dengan ekspor pertama ke Australia.
Bagikan
Berita terkait
Video:Skema Pupuk Subsidi Diubah, Bos Pupuk Indonesia Ungkap Alasannya
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 11.41
Transformasi di Bawah Danantara, Laba Pupuk Indonesia Melejit 253%
Detik.com · 4 September 2026 pukul 17.33
Video: RI Ekspor Pupuk, Pupuk Indonesia Jamin Keamanan Pupuk ke Petani
CNBC Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 15.00
Perkuat Peran, Begini Arah Transformasi Pupuk Indonesia
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 14.42