Jakarta · Selasa, 1 September 2026Cari
WargaKonoha

KLH Sebut Potensi Kerugian Karhutla Rp5,3 T Periode 2023-2025

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mencatat 32 perkara kebakaran hutan dan lahan (karhutla) periode 2023-2025 yang belum selesai, berpotensi menimbulkan kerugian lingkungan mencapai Rp5,30 triliun. Deputi Penegakan Hukum KLH/BPLH Irjen Pol Rizal Irawan menyatakan penanganan perkara dilakukan melalui tiga jalur: sanksi administratif, sengketa lingkungan hidup, dan proses pidana. Januari-Agustus 2026, KLH/BPLH mengawasi 19 perusahaan di tujuh provinsi dengan total area terbakar 11.046,69 hektare. Kalimantan Selatan menyumbang terbesar dengan 6.595,15 hektare, diikuti Kalimantan Barat (2.260,08 hektare) dan Sumatera Selatan (772,72 hektare).

Diberitakan juga oleh


Berita terkait