Koruptor Hidup Bak di Vila, Dede Budhyarto Tagih Janji Prabowo soal Penjara Pulau Terpencil
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Mantan Komisaris Independen PT Pelni Dede Budhyarto mendesak agar Presiden Prabowo Subianto segera membangun penjara khusus di pulau terpencil untuk koruptor. Hal ini muncul setelah Ombudsman RI menemukan dugaan klaster mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, termasuk lebih dari 10 rumah dengan fasilitas seperti apartemen, sofa, kulkas, televisi, pusat kebugaran, hingga simulator golf. Tim Ombudsman juga dilaporkan dihalangi saat melakukan inspeksi mendadak pada 23 September 2026.
Dede menilai penegakan hukum harus konsisten dan tidak boleh memberikan fasilitas istimewa hanya bagi mereka yang memiliki uang dan kekuasaan. Ia meminta kementerian terkait segera merealisasikan rencana ini agar tidak hanya tersisa sebagai wacana.
Sebelumnya, Presiden Prabowo pada 13 Maret 2025 sudah menyatakan komitmennya untuk mengalokasikan anggaran membangun penjara dengan tingkat keamanan tinggi di lokasi terpencil, sebagai bagian dari upaya memberikan efek jera kepada pelaku korupsi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 24 September 2026 pukul 21.33
Ombudsman Bongkar Dugaan Pungli Kunjungan Rp 150 Ribu di Lapas Cibinong
CNN Indonesia · 25 September 2026 pukul 22.16
ICW: Temuan Lapas Mewah Cibinong Relevan dengan Modus Korupsi
CNN Indonesia · 25 September 2026 pukul 17.55
Kalapas Cibinong Dicecar Menteri Imipas soal Temuan Sidak Ombudsman
JawaPos · 25 September 2026 pukul 14.00
Daftar 15 Tokoh yang Terseret Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, dari Sambo hingga Indra Kenz
Berita terkait
Koruptor Bisa Financial Freedom Setelah Dipenjara? Analisis Guru Besar Ini Bakal Bikin Geram
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 20.10
Koruptor Tinggal di 'Apartemen VVIP', Akbar Faizal Tak Bisa Terima Temuan di Lapas Cibinong
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 19.40
Saat Sidak di Lapas Cibinong, Ombudsman Dihalangi Petugas
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 19.21
Polemik Lapas Cibinong, Komisi XIII Panggil Ombudsman-Dirjen PAS Senin Depan
kumparan · 25 September 2026 pukul 13.46