Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Kronologi Investor Boncos Habis-habisan, Aset Rp810 Triliun Berantakan

Hedge fund milik Leopold Aschenbrenner, mantan peneliti OpenAI, mengalami kerugian besar setelah strategi investasinya di sektor kecerdasan buatan berbalik menjadi bumerang. Dana yang sempat mengelola aset hingga US$45 miliar (sekitar Rp810 triliun) terpaksa melepas seluruh portofolio saham publiknya karena saham infrastruktur AI andalan, seperti SK Hynix, anjlok lebih dari 35%. Taruhan bahwa saham perusahaan perangkat lunak seperti Adobe akan turun justru meleset karena harganya naik, memperparah kerugian.

Situational Awareness menghadapi margin call dari krediturnya, sehingga bank investasi seperti Bank of America, Goldman Sachs, dan JPMorgan Chase membantu menjual aset secara bertahap. Hedge fund Citadel milik miliarder Ken Griffin dilaporkan telah mencapai kesepakatan untuk mengakuisisi seluruh portofolio saham publik Situational Awareness. Aschenbrenner, 25 tahun, sebelumnya dipecat dari OpenAI pada 2024 karena tuduhan membocorkan informasi internal, yang dibantahnya.

Situasi masih berkembang; belum diketahui total kerugian atau dana yang dibutuhkan untuk memenuhi margin call. Gejolak ini menjadi ujian terbesar bagi strategi investasi AI yang sebelumnya dianggap sebagai kisah sukses spektakuler di Wall Street.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait