Investor Bintang Hilang Kendali Dana Rp 730 T, Taruhan Berujung Petaka
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Hedge fund Situational Awareness yang didirikan Leopold Aschenbrenner, mantan peneliti OpenAI, mengalami kerugian besar dan terpaksa menjual seluruh portofolio saham publiknya. Dana yang sempat mengelola aset hingga US$45 miliar (sekitar Rp730 triliun) pada awal Juli 2026 menyusut tajam dalam hitungan pekan. Kerugian terutama dipicu anjloknya saham perusahaan infrastruktur AI seperti SK Hynix, Nebius Group, Sandisk, Micron, dan CoreWeave yang seluruhnya turun lebih dari 35%. Selain itu, posisi short sell terhadap saham perusahaan perangkat lunak seperti Adobe justru merugi karena harganya naik.
Situasi ini memaksa bank dan broker mitra mengumpulkan dana tunai agar hedge fund memenuhi margin call. Citadel milik Ken Griffin dilaporkan telah sepakat membeli seluruh portofolio saham publik Situational Awareness. Bank investasi besar termasuk Bank of America, Goldman Sachs, dan JPMorgan Chase membantu mengurangi kepemilikan secara bertahap agar penjualan tidak semakin menekan harga pasar. Hingga kini belum diketahui berapa total kerugian maupun dana yang dibutuhkan untuk menstabilkan kondisi keuangannya.
Bagikan
Berita terkait
Kronologi Investor Boncos Habis-habisan, Aset Rp810 Triliun Berantakan
CNBC Indonesia · 2 Agustus 2026 pukul 10.45
Survei: 100% Analis Prediksi Harga Emas Naik
Liputan6.com · 20 September 2026 pukul 21.55
Petinggi AI Serukan Perlambatan, Wall Street Malah Borong Saham
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 14.30
Dari Pengungsi Politik Jadi Investor Legendaris Wall Street
Liputan6.com · 9 September 2026 pukul 07.00