Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Kunci Tarik Family Office, Menteri Investasi Tegaskan PFII Harus Independen

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani menegaskan bahwa pengelolaan dana melalui Pusat Keuangan dan Investasi Indonesia (PFII) harus berjalan secara independen, termasuk dari segi manajemen, peradilan, dan pengawasan oleh OJK. Rosan menyampaikan hal ini dalam Konferensi Pers Nota Keuangan dan RAPBN 2027 di Jakarta pada Jumat (14/8/2026). Ia menjelaskan bahwa pemerintah masih berada pada tahap penjajakan awal dengan para calon investor global, khususnya dari kawasan Asia, sementara potensi investor dari Eropa dan Timur Tengah mas masih dalam tahap persiapan. Rosan menilai kawasan Timur Tengah, khususnya Dubai, menyimpan potensi besar sebagai sumber dana investasi, dengan sejumlah pihak dari Dubai yang sudah menunjukkan ketertarikan untuk berinvestasi di Indonesia. Pemerintah juga aktif menyerap masukan dari pusat keuangan internasional seperti Dubai International Financial Centre (DIFC) untuk membentuk kerangka kerja PFII yang solid.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait