Jakarta · Senin, 31 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Kuota LPG 3 Kg Diprediksi Jebol, Ini Langkah Baru Kementerian ESDM

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memperkuat basis data penerima LPG 3 kg bersubsidi untuk memastikan distribusi tepat sasaran. Langkah ini dilakukan menjelang proyeksi kebutuhan LPG 3 kg yang berpotensi melebihi kuota dalam APBN 2026. Hingga Juli 2026, realisasi penyaluran LPG 3 kg mencapai 5,05 juta ton dari kuota 8 juta ton, sementara proyeksi akhir tahun mencapai 8,677 juta ton atau 108,46 persen dari kuota yang ditetapkan.

Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia menegaskan bahwa peningkatan kuota saja tidak cukup untuk menyelesaikan masalah subsidi LPG 3 kg. Pemerintah perlu memperbaiki sistem distribusi agar subsidi benar-benar sampai ke kelompok yang berhak. Basis data yang lebih akurat diharapkan membantu menentukan penerima subsidi dan meningkatkan pengawasan distribusi.

Untuk tahun 2027, pemerintah mencantumkan kuota LPG 3 kg sebesar 8,9 juta ton dalam Rancangan APBN (RAPBN) 2027, meningkat dari kuota 8 juta ton pada APBN 2026. Kementerian ESDM menekankan dua prinsip yang harus berjalan bersamaan: menjamin ketersediaan energi untuk rakyat dan memastikan subsidi semakin tepat sasaran.

Berita terkait