Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Kupas Tuntas Strategi Industri Pembiayaan di Tengah Berbagai Tantangan

Industri pembiayaan (multifinance) di Indonesia memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dengan menyediakan akses pembiayaan kepada masyarakat, dunia usaha, dan sektor produktif. Namun, pada paruh kedua 2026, sektor ini dihadapkan pada berbagai tantangan seperti ketidakpastian perekonomian global, perlambatan pertumbuhan ekonomi, fluktuasi suku bunga, dan menurunnya daya beli masyarakat. Selain itu, penurunan penjualan kendaraan bermotor sebagai salah satu portofolio utama juga memberikan tekanan terhadap pertumbuhan industri ini.

Untuk menghadapi tantangan tersebut, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong penguatan industri melalui peningkatan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance), penguatan manajemen risiko, perlindungan konsumen, peningkatan kualitas pembiayaan, dan penguatan struktur permodalan. Kolaborasi dan sinergi antara regulator dan pelaku industri dianggap sebagai faktor kunci untuk menjaga stabilitas sektor pembiayaan dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Sebagai respons terhadap dinamika tersebut, CNBC Indonesia menggelar acara Multifinance CEO Gathering with OJK bertema "Navigating Uncertainty: Menjaga Performa Bisnis Multifinance di Tengah Tantangan Ekonomi dan Perubahan Lanskap Risiko" pada 11 Agustus 2026 di Parle, Senayan Park. Acara ini bertujuan memfasilitasi dialog strategis antara OJK dan para CEO perusahaan pembiayaan untuk memperkuat kolaborasi, mengidentifikasi peluang pertumbuhan, dan menghasilkan rekomendasi strategis guna menjaga kinerja industri hingga 2027.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait