Laba Antam (ANTM) Naik 34% ke Rp6,91 Triliun, Ini Penopang Utamanya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT ANTAM (Persero) Tbk (ANTM) mencatat laba Rp6,91 triliun pada semester I-2026, naik 34% dari tahun sebelumnya. Kenaikan ini didorong oleh penjualan bersih sebesar Rp62,71 triliun, tumbuh 6% dibanding periode sebelumnya. Penjualan domestik menyumbang Rp60,15 triliun atau 96% dari total penjualan, mencerminkan keberhasilan strategi pemasaran di dalam negeri. Produk emas menjadi kontributor terbesar dengan 80% dari total penjualan, mencapai Rp50,39 triliun. Volume penjualan emas mencapai 18.080 kg, sementara produksi emas dari tambang sebesar 433 kg. Segmen nikel berkontribusi 17% atau Rp10,41 triliun, tumbuh 32% dari Rp7,87 triliun pada 1H25. Produksi nikel mencapai 7,78 juta wet metric ton (wmt) dengan penjualan bijih nikel 6,77 juta wmt. Feronikel diproduksi sebesar 7.788 ton TNi, dengan penjualan feronikel tumbuh 32% menjadi 7.605 TNi. Segmen bauksit dan alumina berkontribusi 3% atau Rp1,88 triliun, naik 28% dari Rp1,46 triliun. Produksi bauksit mencapai 1,28 juta wmt dan alumina sebesar 100.257 ton. Dari sisi keuangan, aset ANTAM naik 27% menjadi Rp61,27 triliun, dan ekuitas meningkat 14% menjadi Rp38,53 triliun.
Bagikan
Berita terkait
Harga Pangan Hari Ini: Beras, Gula, dan Minyak Terpantau Merangkak Naik
Liputan6.com · 31 Agustus 2026 pukul 11.14
Tarif TransBandara Blok M-Soekarno Hatta Jadi Rp15.000 Mulai Besok
CNN Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 11.07
Bandara Soa Bajawa Rusak Akibat Gempa NTT, Kemenhub Prioritas Bangun Terminal
Liputan6.com · 31 Agustus 2026 pukul 11.05
Laba BRI Naik Tembus Rp 31,2 Triliun di Kuartal II 2026
Liputan6.com · 31 Agustus 2026 pukul 10.50