Laba Bank Permata Naik Berkat CKPN Susut, Pendapatan Bunga Lesu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Permata membukukan laba bersih Rp1,72 triliun pada semester I-2026, naik 4,5% dari Rp1,65 triliun pada periode sama tahun lalu. Namun pendapatan bunga dan syariah bersih turun 4,1% menjadi Rp4,84 triliun dari Rp5,04 triliun. Total pendapatan operasional juga turun tipis menjadi Rp6,10 triliun. Kenaikan laba ditopang penurunan beban kerugian penurunan nilai (CKPN) sebesar 25%, dari Rp1,06 triliun menjadi Rp795 miliar. Struktur pendanaan berubah: dana murah (CASA) menyusut, giro turun 12,2% menjadi Rp64,74 triliun, tabungan turun 9,4% menjadi Rp44,77 triliun, sementara deposito naik 14,3% menjadi Rp79,65 triliun. Perubahan ini berpotensi menekan margin bunga bersih (NIM) ke depan. Kualitas aset tetap terjaga, kredit tumbuh menjadi Rp158,98 triliun dari Rp152,11 triliun. Direktur Utama Permata Bank Meliza M. Rusli menyebut kinerja menunjukkan resiliensi di tengah volatilitas pasar keuangan domestik dan tensi geopolitik global.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 14.55
Laba Indofood Anjlok 19% Semester I, Anthoni Salim Beber Penyebabnya
Berita terkait
Efisiensi Angkat Kinerja PTBA, Laba Semester I 2026 Melonjak 215% Jadi Rp2,64 T
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 22.30
Semester I 2026: Laba SIG Capai Rp228 Miliar, Penjualan Tembus 18,28 Juta Ton
JPNN.com · 2 September 2026 pukul 03.09
Laba Ramayana Semester I Anjlok 11%, Ini Penyebabnya
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 19.35
Kinerja Moncer, Unilever Catat Penjualan Bersih Rp 16,9 T di Semester I 2026
Detik.com · 28 Juli 2026 pukul 10.42