Laba Indofood Anjlok 19% Semester I, Anthoni Salim Beber Penyebabnya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) membukukan laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp4,72 triliun pada semester I 2026. Angka ini turun 19 persen dibandingkan periode sama tahun lalu yang mencapai Rp5,84 triliun. Direktur Utama Indofood Anthoni Salim menyatakan penurunan laba terutama dipicu oleh meningkatnya rugi selisih kurs yang belum terealisasi dari kegiatan pendanaan, seiring melemahnya nilai tukar rupiah.
Meski laba bersih menurun, kinerja operasional justru tumbuh. Penjualan neto konsolidasi naik 9 persen menjadi Rp65,53 triliun dari Rp59,84 triliun. Laba usaha meningkat 14 persen menjadi Rp13,29 triliun, dengan marjin laba usaha terjaga di kisaran 20,3 persen. Core profit juga naik 7 persen menjadi Rp6,18 triliun. Anthoni menegaskan kinerja operasional tetap solid di tengah ketidakpastian ekonomi global. Perusahaan fokus mendorong pertumbuhan berkelanjutan, menjaga keseimbangan pangsa pasar dan profitabilitas, serta mempertahankan neraca yang sehat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 11.00
Laba Indofood (INDF) Turun 19%, Anthoni Salim Ungkap Penyebabnya
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 07.45
Laba Bank Permata Naik Berkat CKPN Susut, Pendapatan Bunga Lesu
Berita terkait
Efisiensi Angkat Kinerja PTBA, Laba Semester I 2026 Melonjak 215% Jadi Rp2,64 T
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 22.30
Semester I 2026: Laba SIG Capai Rp228 Miliar, Penjualan Tembus 18,28 Juta Ton
JPNN.com · 2 September 2026 pukul 03.09
Laba Ramayana Semester I Anjlok 11%, Ini Penyebabnya
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 19.35
Kinerja Moncer, Unilever Catat Penjualan Bersih Rp 16,9 T di Semester I 2026
Detik.com · 28 Juli 2026 pukul 10.42