Laba BRI Finance Melonjak 89%, Pembiayaan Produktif Digenjot
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) mencatat pertumbuhan laba sebesar 89% secara year-on-year hingga Juli 2026, meski menghadapi tekanan penjualan kendaraan. Untuk menjaga pertumbuhan bisnis, perusahaan mengandalkan diversifikasi portofolio pembiayaan, penguatan pembiayaan produktif, dan sinergi BRI Group. Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani (dikenal sebagai Dhani), menyatakan bahwa strategi selective growth menjadi kunci untuk menyeimbangkan ekspansi dan kualitas aset. Meski penjualan kendaraan masih tertekan, Dhani meyakini ruang pertumbuhan laba tetap tersedia melalui pendekatan ini. Diversifikasi portofolio dan optimalisasi ekosistem BRI Group menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk membuka peluang di berbagai segmen pembiayaan. BRI Finance juga memperkuat pembiayaan produktif seperti investasi dan modal kerja, sambil menjaga kualitas aset dan disiplin pengelolaan risiko. Komposisi target portofolio perusahaan adalah 75% untuk segmen konsumer dan 25% untuk segmen komersial. Dengan demikian, pertumbuhan laba diharapkan dapat dipertahankan secara sehat dan berkelanjutan.
Bagikan
Berita terkait
Laba Melesat 34%, Diversifikasi Portofolio Perkuat Kinerja Antam
CNBC Indonesia · 3 September 2026 pukul 11.52
OJK Ungkap Pembiayaan Produktif Tumbuh Setelah Bunga Mekaar Disesuaikan Jadi 8%
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 17.25
BBNI Catat Laba Rp14,32 Triliun, Ada Potensi Penguatan Saham
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 10.51
Laba GMFI Tembus USD 10,81 Juta, Pendapatan Tumbuh 51 Persen
kumparan · 20 September 2026 pukul 17.30